Palembang - Kecamatan Ilir Timur I (IT I) mengelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2017 di Aula kantor kecamatan itu, Jalan Mayor Santoso, Selasa (14/2/2017). Acara tersebut menghadirkan seluruh lurah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Palembang, Kantor Urusan Agama (KUA), dan Polsek IT I.

Adapun setiap perwakilan kelurahan terdiri dari, seorang lurah, dua orang RT, dan seorang staff Kelurahan bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan (PMP).

Camat IT I, Agus Rizal, mengatakan banyak usulan dari masyarakat disampaikan dalam musrenbang kali ini.

“Kita tampung seluruh aspirasi masyarakat. Ada yang usul perbaikan jalan, drainase, lampu jalan, bahkan ada juga yang bahas permasalahan Akta Kelahiran," kata Agus.


Agus menerangkan, Musrenbang tingkat kecamatan terlaksana setelah  Musrenbang tingkat kelurahan.


Dalam hal ini pihak kecamatan terjun secara langsung bergantian ke 11 kelurahan yang meliputi,  Kelurahan 13 Ilir, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan 15 Ilir, Kecamatan 16 Ilir, Kecamatan 17 Ilir, Kecamatan 18 Ilir, Kelurahan 20 Ilir D-I, Kelurahan 20 Ilir-II Kelurahan 20 Ilir III,  Kecamatan 20 Ilir D-IV, Kelurahan Kepandaian Baru, dan Sungai Pangeran.  


“Kita datangi bergantian, setiap hari kita jadwalkan dua kelurahan,” Agus menyebutkan.


Kepala Seksi Pembangunan Masyarakat Kelurahan, Wahidin Suryanto, menyebutkan ada sejumlah usulan yang dibahas dalam Musrenbang Kecamatan IT I.


Antara lain, usulan pembangunan parit di Kelurahan Sungai Pangeran, perbaikan parit yang tersumbat di Lapangan Hatta Kelurahan Kepandean Baru, pemasangan lampu jalan di beberapa titik. Di antaranya di Kelurahan Sungai Pangeran, dan Kelurahan 20 Ilir D-1, dan pengaspalan jalan.


“Semua usulan kita tamping, dan diteruskan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA), kemudian baru ke dinas-dinas terkait. Misal lampu jalan, ke Dinas Penerangan Jalan, perbaikan jalan, pengaspalan atau pembangunan drainase ke Dinas Pekerjaan Umum (PU). Karena itu kita undang seluruh dinas terkait," kata Wahidin. (*)