Palembang - Kabar gembira bagi yang senang menolong sesama nih , Peluang bagi masyarakat khususnya anak muda di Kota Palembang yang ingin bergabung dengan Palang Marah Remaja (PMR). Nah, hari ini, Selasa (11/04), Wakil Wali Kota Palembang, sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, Fitrianti Agustinda membuka Orientasi Kepalangmerahan Pengurus PMI Kota Palembang 2017 di Grand Atiyasa Convention Center.

Orientasi ini diikuti 450 peserta yang terdiri dari,  Pengurus PMI Kota Palembang, dan Kecamatan, Guru Pembina Palang Marah Remaja, Koprs Sukarela (KRS), mahasiswa atau Pendidikan Remaja Sebaya (PSR) PMI.

"Oriantasi Kepalangmerahan PMI Palembang adalah realisasi program kerja PMI Palembang di tahun 2017," ucap Fitri.

Selain itu, orientasi ini dilaksanakan sebagai pembekalan untuk relawan PMI  mengingat besarnya tantangan yang harus dihadapi oleh organisasi yang didirikan oleh Henry Dunant untuk misi kemanusian.

PMI kota Palembang senantiasa  membantu masyarakat, serta siaga dalam menangulangan  bencana dan pelayanan kesehatan dan donor darah untuk misi kemanusiaan, yang  hasilnya sudah dirasakan masyarakatm tetapi  tantangan lebih besar dan beragam, sebab  bencana tidak hanya datang dari faktor alam, tetapi bencana dari faktor manusia.

“Hal ini yang mendorong kita semua untuk selalu membekali diri dengan memperkuat kemampuan teknis relawan sehingga PMI makin dicintai," jelas Fitri dengan ramah.

Adapun pembinaan dan pengembangan keterampilan relawan, berdasarkan tujuh prinsip dasar PMI  Nasional dan Bulan Sabit Internasional, yakni kemanusian,  kesamaan, kenentralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

Sementara Kabis Pelayanan Markas PMI Kota Palembang, Yudi S Vakat mengatakan orientasi ini juga diikuti oleh pembina PMR, mulai dari SD,  SMP, dan  SMA se-Palembang dan juga mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Palembang, antara lain, Universitas Tridinanti, Universitas PGRI, STIKES Siti Khodijah, STIKES Nusantara, dan Universitas Kader Bangsa.

"Target kita 450 peserta, tapi alhamdulillah yang hadir 600 peserta, lebih banyak dari target," sebutnya.