Palembang - Pemerintah Kota Palembang akan memberikan bantuan falisilitas pendukung untuk sekolah filial di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Pakjo Palembang. Hal ini sesuai dengan yang diucapkan oleh Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, saat kunjungan ke sekolah tersebut, Rabu (12/4/17).

"Saya sudah melihat sendiri dan berbicara dengan orang-orang yang bertangung jawab disini, akan memberikan bantuan, antara lain, buku untuk di perpustakaan, kursi, meja, air minuman siap sedia,  komputer dan tambahan kipas angin. Dalam waktu dekat akan kita realisasikan," jelas Fitri  kepada sejumlah wartawan.


Sebab, lanjut dia, saya ingin anak-anak ini menjadi anak harapan bangsa yang membanggakan orang tua, bangsa dan negara.

Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi, tapi Insya Allah kalau ada niat baik dan semangat kuat, saya yakin mereka akan menjadi orang yang berguna. Kita akan bantu apa yang terkait tentang pendidikan, kesehatan dan kenyamanan anak-anak, kami bantu.


Kepala LPKA Kelas I Pakjo Palembang, Endang Lintang mengatakan beberapa fasilitas masih kurang, diantaranya ruang kelas yang masih panas, sehingga butuh kipas angin, kursi dan meja.


Disebutkan dia, di LPKA ini dihuni 164 anak didik, dengan dominasi  kasus  begal, yakni mencapai 40 persen, sedangkan kasus narkoba hanya 10 persen.


"Mungkin tren begal. Kami yakin anak-anak dimanfaatkan, seperti ada organisasi yang memanfaatkan anak-anak. Contoh kasus di Lubuk Linggau tempo hari," ucapnya.


Karena itu, melalui sekolah filial ini, anak-anak dibina dan dididik terutama, akhlak dan  budi pekerti. Selain juga terampilan lain, seperti berbanyanyi, musik, tari, atau kerajinan tangan.


"Jangan sampai anak-anak ini, anak putus sekolah.  Anak-anak disini, mulai SD, SMP dan SMA. SD kita menginduk dengan SMA Negeri 11 Palembang, SMP Negeri 22 Palembang, dan SD Negeri 25 Palembang. Guru-gurunya juga dari sekolah-sekolah induk tersebut. Contoh, waktu pelajaran matematika, guru matematika dari sekolah induk akan datang kemari mengajar," ualsnya.


Adapun saat ini, sekokah ini terdiri dari 9 kelas, dan  terdapat 10 anak sedang berjuang mengikuti Ujian Nasional. Yang mana sekolah ini juga telah sukses meluluskan sebanyak 14 anak.


"Kita dapat laporan kalau anak-anak yang hahis menjalani tahanan disini, ada yang sudah lanjut kuliah, dan ada dua orang yang diterima di perusahaan asing," tuturnya penuh gembira.
 

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel, Sudirman mengatakan Siapa pun yang menjabat Kepala LPKA  di sini harus memberikan sentuhan kepada anak kita, termasuk Ibu Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, tidak hanya hari ini tapi sewaktu-waku memberikan sentuhan kepada mereka agar mereka diterima di masyarakat nantinya.


"Saat ini anak-anak kita yang berada di sini kurang beruntung saja, terpeleset  sehingga mereka harus berurusan dengan hukum, dan mereka harus  berada di hotel prodeo ini.  Anak2 ini bukanlah anak-anak jahat," ujar Sudirman.