Palembang - Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mewanti-wanti pengelola mobil ambulans di 16 kecamatan Kota Palembang untuk tidak memungut bayaran kepada warga yang butuh menggunakan mobil ambulans tersebut. “Ini bagian dari pelayanan pemerintah kepada warga. Jadi, jangan coba-coba pungut bayaran. Jika ada oknum yang melakukannya, segera lapor saya,” kata Fitrianti saat mengecek seluruh unit mobil ambulans di halaman Kantor Pemkot Palembang, Selasa (11/4/2017).

Satu per satu dari total 26 mobil ambulans dicek Fitrianti. Segala fasilitas mobil dicek, mulai dari keranda mayat, sirine, kondisi fisik mobil. Wawako ingin memastikan kendaraan siap membantu masyarakat saat dibutuhkan.

Hasil pengecekan, ada dua mobil yang kondisinya kurang prima. Fitrianti langsung meminta pihak terkait secepatnya memperbaiki mobil tersebut.

“Harus tetap kondisi baik mobil ambulansnya, jika tidak baik bagaimana mau melayani masyarakat. Intinya, mobil ambulans jangan sampai ada masalah di saat memberikan pelayanan,” katanya.

Finda mengatakan, dengan ketersediaan 26 unit mobil ambulan yang tersebar di 16 kecamatan, diharapkan dapat siap siaga melayani masyarakat yang membutuhkan.

“Pelayanan mobil ambulans ini untuk masyarakat yang tertimpa musibah, meninggal dunia. Mari manfaatkan, dan ini gratis tanpa dipungut biaya sedikitpun. Saya tegaskan, jika ada oknum yang coba-coba meminta bayaran, laporkan kepada saya,” kata Fitrianti pula. (*)