Palembang - Sebanyak 650 pengurus masjid dan mushalla Kota Palembang 2017 dikukuhkan Wali Kota Palembang, Harnojoyo di Masjid Al-Falah Jalan Rajawali Kelurahan 9 ilir Kecamatan Ilir Timur II, Rabu (19/4/17). "Hari ini pengukuhan pengurus masjid dan mushalla. Ini baru yang pertama kalinya," kata Harnojoyo usai pengukuhan tersebut.

Dengan pengukuhan itu, Harno berharap para pengurus masjid dan mushalla dapat menjalankan tugas dengan baik.


"Masjid dan mushalla tidak hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat belajar, berdikusi atau bersilaturahmi. Mudah-mudahan setelah dikukuhkan masjid dan mushalla menjadi lebih nyaman, aman dan bersih," jelas dia.


Selain itu, keberadaan masjid dan mushalla di Palembang saat ini telah terdata secara administrasi untuk mempermudah proses mengelontorkan bantuan.
"Masjid dan musholla sudah diregistrasi," ucap dia.


Kepala Kemenag Kota Palembang, Darami mengatakan kegiatan ini merupakan  melaksanakan fungsi dari Kementerian Agama (Kemenag) sendiri melindungi rumah ibadah, salah satunya dengan pengukuhan pengurus masjid dan musholla ini.


"Siapa yang ingin menjadi pengurus harus menghabiskan masa jabatan pengurus yang dikukuhkan ini,  kalau ada masalah yang muncul Kemenag Kota Palembang yang akan turun tangan," terangnya.


Adapun jumlah masjid saat ini sebanyak 815 dan musholla 692, total 1507 masjid dan mushalla. Namun untuk pengurus yang diregistrasi baru diangka 650 orang.
"Mungkin ini baru separuh, saya ingin seluruhnya, tapi mungkin dipriode ke dua, ini yang pertama," ujarnya.


Juga, dilakukan registrasi untuk 1507 masjid dan mushalla yang tersebar di Kota Palembang.
"Bahwa lembaga keagamaan, masjid, mushalla atau majelis ta'lim,  apabila ingin mendapat bantuan dari Pemerintah harus, maka harus melampirkan nomor register, dan Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang telah di kukuhkan oleh instansi berwenang," terang Darami.