Palembang - Asian Games 2018 menjadi moment yang tidak ingin dilewatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Palembang, Walikota Palembang, Harnojoyo meresmikan hulubalang destinasi Pariwisata dan launching Branding Pariwisata bersamaan dengan ramah tamah perayaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang ke-1334 Tahun 2017

"Dalam rangka memperingati hari jadi kota Palembang,  Pemkot melaksanakan beberapa kegiatan, dimulai dengan sidang Paripurna Istimewa peringatan hari jadi Kota Palembang, malam ini (sabtu.17/6/17) merayakannya dengan ramah tamah, buka puasa bersama, sholat tarawih berjamaah dan launching hulubalang destinasi Pariwisata serta Branding Pariwisata," jelasnya.

Peluncuran Hulubalang Destinasi Pariwisata dan Branding Pariwisata merupakan langkah Pemerintah untuk mengembangkan sektor Pariwisata.

"Jika di Bali ada Pecalang, di Palembang kita ada Hulubalang yang akan memberikan rasa aman bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke beberapa destinasi wisata kita," tuturnya.

Harnojoyo berharap, seluruh masyarakat dapat mendukung semua program yang dilaksanakan Pemkot Palembang. Karena, momentum Asian Games 2018 mendatang, merupakan momentum untuk mensejahterakan masyarakat.

"Pariwisata ini akan menjadi brand kita untuk mengembangkan Kota Palembang. Karena, melalui pariwisata semua leading sektor dapat berkembang aeiring dengan minat investor dan wistawan yang akan berkinjung ke Kota Pempek ini. Jika semua itu berjalan, maka akam berdampak pada ekonomi masyarakat," ulasnya.

Selain itu, Harnojoyo berharap agar semua pembangunan di Palembang saat ini dapat berjalan tepat waktu. Sehingga apa yang dicita-citakan pada 2018 dapat menuai kesuksesan, baik iti sukses prestasi saat Asian Games, penyelenggaraan dan akan sukses membawa ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, Kepala Dispar Kota Palembang, Kms. Isnaini Madani menyampaikan, kedua program yang di launching hari ini, merupakan bentuk komitmen beberaoa element masyarakat untuk mendukung sektor Pariwisata di Kota Palembang.

Seperti launching Branding Pariwisata, yang merupakan hasil dari FJD yang beberapa waktu lalu dilakukan, dengan mengundang seluruh stakeholder yang terkait dengan Pariwisata.

"Seperti yang kita tahu, dari hasil diskusi bersama stakholder pariwisata yang menganut konsep pentahelix. Agar semua itu sejalan, akhirnya kita mebuat konsep dengan mengundang semua seperti pihak seperti dari akademisi, pelaku usaha pariwisata termasuk komunitas," ulasnya.

Tidak hanya melibatkan stakeholder pariwisata, pihaknya juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar semuanya dapat memberikan suport.

"Semua pihak kita libatkan. Bahkan dari kawan-kawan media atau insan pers, kita libatkan dalam pembentukan konsep tersebut," tuturnya.

Isnaini menyampaikan, dari hasil diskusi yang dilakukan, keluarlah 10 branding dan mengerucut pada logo dan tag line yang dipilih langsung oleh Walikota Palembang dan Wakil Walikota Palembang.

"Palembang The City Where Culture and River meet in Harmony, dimana Palembang menjadi kota dengan berjuta budaya, palembang identik dengan kota sungai. Selling pointnya, kita memadukan river dan culture mejadi suatu keselarasan," ungkapnya.

Sementara untuk Hulubalang sendiri, merupakan upaya pihaknya merangkul pengangguran agar dapat menjaga destinasi pariwsata.

"Untuk sementara kita ada enam Hulubalang yang akan menjaga destinasi Pariwisata, terutama pada destinasi Pariwisata milik Pemerintah. Dan semua Hulubalang akan diberikan pemahaman terkait informasi wisata," tandasnya.