Palembang - Pemerintah Kota Palembang menargetkan setiap kelurahan memiliki satu Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat.

"Sekarang baru  30 Posbindu PTM di Palembang. Ke depan kita targetkan di 107 Kelurahan dari 16 Kecamatan ada Posbindu,"  Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda di sela-sela Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) "Putih" Jalan Kancil Putih Nomor 40  A RT 45 Kelurahan Demang Lebar Daun, Kamis (10/8).
 
Dikatakan dia, dengan berdirinya Posbindu PTM  Putih yang baru diresmikan ini masyarakat bisa dengan mudah memeriksakan kesehatannya sebulan sekali, untuk penyakit tidak menular, seperti jantung, diabetes melitus, hipertensi, kanker atau bahkan donor darah.
"Saya lihat diperesmian ini PMI disini ada, nanti kami usahakan sebelum atau sesuai Posbindu dibuka layanan donor darah," ucapnya.
 
Menurut Fitri, kesehatan adalah harta yang tidak ternilai harganya, sebab apalah artinya hidup bergelimang harta jika sakit-sakitan. Karena itu,  Pemerintah Kota Palembang pun terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya dengan Posbindu PTM  ini.
"Harapan kita dengan adanya Posbindu ini kesehatan masyarakat akan lebih terjamin," ujarnya.
 
Sehingga, pihaknya meminta kepada Dinas Kesehatan dan  Rumah Sakit Palembang BARI untuk terus memantau kesehatan masyarakat. "Kami tidak  ingin bapak dan ibu  mengalami kesulitan mengecek kesehatan, selain Pospindu ini, ada juga Puskesmas Pembantu (Pustu) yang  tiap hari bisa dimanfaatkan. Bahkan Pustu di Palembang sudah ada dokternya," jelasnya.
Meski demikian, mencegah lebih baik dari pada mengobati, maka berprilaku hidup sehat adalah keharusan. "Ayo semangat untuk jaga kesehatan!,"  ajak Fitri.
 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Letizia mengatakan, Posbindu PTM ini adalah berdiri atas swadaya masyarakat, atau dari masyarakat untuk masyarakat, Dinas Kesehatan itu hanya sebagai membina. “Kita hanya siapkan petugas, atau peralatannya,” ujarnya.

Di Posbindu itu, sambung Letizia, masyarakat dapat memeriksakan kesehatannya, terkait penyakit tidak menular. Disebutkan dia, dari beberapa panyakit tidak menular, jantung, hipertensi dan kanker yang berisiko banyak diderita masyarakat."Ibu-ibu juga bisa tes IVA di Posbindu PTM ini," ucapnya,

Sementara Pendiri Posbindu PTM Putih, Ida Utami  mengatakan, Pelayanan Posbindu PTM  ini buka sebulan sekali,  setiap hari kamis Minggu ke-2, yang melayani pasien mulai usia 15 tahun ke atas.
 
Diceritakan dia, berdirinya Posbindu ini atas kerjasama masyarakat Kancil Putih ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dilingkungannya.

"Kami mohon doa restunya untuk Posbindu ini, semoga sampai kami tua, dan dilajutkan oleh anak-anak, Posbindu itu terus ada dan  memberi manfaat untuk orang banyak," harapnya.