Palembang - Wali Kota Palembang Harnojoyo mengumpulkan ratusan pengusaha pempek di rumah dinasnya untuk lebih mengenalkan pempek di mata dunia, Jumat (8/9). Target awal mengirim makanan khas wong kito itu di tanah Eropa.

"Kita targetkan pempek go internasional, lebih mendunia. Tidak hanya dikenal di Nusantara saja," ungkap Harnojoyo. Dia juga menyayangkan makanan olahan dengan bahan baku dasar ikan itu tidak dimanfaatkan untuk menambah pendapatan.

Menurut dia, sejauh ini ada beberapa pengusaha pempek yang mengirim pempek ke mancanegara secara individu. Cara itu tidak efektif karena terbatasnya pasokan sehingga belum memenuhi permintaan.

"Nantinya kita bentuk semacam asosiasi pengusaha pempek sebagai wadah, kita fasilitasi, termasuk permodalan. Semuanya akan dirangkul biar terlibat," ujarnya.

Dikatakannya, pempek menjadi salah satu mata pencarian warga Palembang. Sebab, usaha itu sangat menjanjikan karena setiap hari diminati setiap golongan.

"Karena pempek makanan favorit warga Palembang" kata dia.

Sultan, Pemilik Pempek Wawa mengatakan, asosiasi yang akan di bentuk sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dunia dalam ekspor pempek. Asosiasi itu nantinya bisa berbagi tugas memproduksi jenis-jenis pempek ke negara tujuan.

"Apalagi jika sudah kontrak dengan negara luar, kalau tidak bisa memenuhi permintaan jelas akan kena pinalti, kita yang rugi. Kalau berbagi tugas berapa ton pun pasti siap diproduksi," tukasnya


Sementara Yeni, pemilik pempek Cek Molek mengaku baru kali ini diajak pemerintah untuk mempromosikan pempek ke mancanegara. Selama ini pihaknya masih terkendala masa layak konsumsi pempek yang dikirim ke luar negeri. Sebab, pempek normalnya hanya bisa bertahan selama tiga hari.

"Ini yang kita cari solusinya biar tahan berbulan-bulan tanpa menggunakan pengawet kimia. Termasuk juga bahan baku, seperti ikan harus masih fresh," kata dia.