Palembang - Pemerintah kota Palembang mengambil tindakan tegas terhadap reklame dan baliho yang melanggar Perda, karena telah habis masa izinnya. Tindakan tegas Pemerintah Kota Palembang ini dilakukan dengan mencopot langsung reklame tersebut.

Sesuai Perda nomor 7 tahun 2010 tentang pemasangan reklame, pada pasal 14 dijelaskan, bagi media reklame yang habis masa izinnya diberikan waktu 14 hari untuk memperpanjang izin, jika tidak diperpanjang, maka Pemkot Palembang berhak mengambil tindakan untuk mencopot reklame tersebut. 

Dipimpin langsung Asisten Pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Kota Palembang Sulaiman Amin, personil Polisi Pamong Praja (Pol PP) mencopot dua reklame di wilayah km 12 dan km 10, senin (6/11) malam.

"Reklame yang kita copot malam ini banyak sekali pelanggrannya, izinnya sudah habis sejak 2014 yang lalu, dan mereka tidak membayar pajak, sudah kita beri peringatan namun tidak ada tanggapan, maka malam ini kita ambil tindakan tegas" ujar Sulaiman Amin, di sela-sela pencopotan reklame. 

 

Dilanjutkan Sulaiman Amin pihaknya akan melakukan tindakan tegas yang sama terhadap reklame dan baliho lain yang melanggar Perda. 

"Malam ini ada dua reklame yang kita copot, kedepan semua reklame yang melanggar perda kita tindak tegas dengan mencoptnya, ini sebagai upaya penertiban izin, tidak ada ampun lagi bagi para media reklame yang bertindak "nakal" " Tambahnya.