Palembang - Ratusan Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM) se Kota Palembang, Senin ( 27/11/2017) mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pertama tahun 2017 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Kepala Diskominfo Kota Palembang Drs H. M Yanurpan Yani MM mengatakan, bimtek yang dilakukan tindak lanjuti lauching KIM yang belum lama ini dilakukan.

Anggota KIM yang tersebar di 107 kelurahan dengan total anggota 1.070 orang dari 16 kecamatan di Palembang,mereka harus mampu menjadi orang pilihan yang menyiarkan dan menyebarkan energi fositif terkait pembangunan dan program Pemerintan Kota (Pemkot) Palembang.

“Guna meningkatkan kemampuan untuk mengelola informasi dalam rangka menyuskseskan Palembang EMAS dan Asian Games 2018,” kata Yanurpan.

Sebagai lembaga sosial yang langsung bersentuhan dengan masyarakat KIM ini selain penyampai informasi perpanjangan tangan pemerintah, tegas Yanurpan mereka juga harus menjadi agen informasi yang bermuara untuk kesejahteraan masyarakat.

“Bimtek kita bagi menjadi tiga angkatan, setiap angkatan diikuti 110 peserta mereka para peserta ini sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk menyampaikan program pemerintah untuk perisai bagi masyarakat banyaknya penyebaran berita hoak,” jelas pria yang juga Ketua KIM Kota Palembang ini.

Sementara itu Walikota Palembang H. Harnojoyo mengatakan, peserta KIM adalah orang pilihan dari 1,8 juta jiwa penduduk Kota Palembang yang terpilih sebagai orang untuk menyebarkan informasi pembangunan di Kota Palembang.

“Anggota KIM ini sangat penting untuk mendapat Bimtek sehingga mereka saat menyampaikan informasi ke masyarakat adalah berita yang aktual, akurat dan dapat dipertangung jawabkan,” kata Harnojoyo.

Dari video singkat yang ditayangkan dijelaskan orang nomor satu di kota ini, dapat terlihat banyak program pembangunan yang tengah gencar dilakukan saat ini mulai dari jembatan fly over dan tiga jembatan sekaligus.

“Dalam rangka mengurai kemacetan di Palembang saat ini tengah dibangun Jembatan Musi IV,VI dan Musi V,” katanya.

Dikatakan Harnojoyo, pembangunan jembatan, sebelumnya juga menjadi prioritas pemerintahan sebelumnya, yang pada saat itu dirinya legislatif yang dipercaya menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang.

“Pada saat itu Ketua DPR RI nya orang Palembang Pak Marzuki Ali, pada saat itulah saya usulkan pembangunan jembatan di Palembang dan mendapat respon positif dari Kementrian PU,” jelasnya.

Hanya saja terkendala oleh pembebasan lahan milik warga sehingga anggaran pembangunan jembatan dialihkan ke kota lain.

“Namun akhirnya ditahun ini pembangunan dapat direalisasikan berkat kerja sama yang baik,” katanya