Palembang - Keberadaan Command Center "Lawang Jabo" tidak hanya berfungsi melakukan pengawasan terhadap masyarakat di Kota Palembang. Dimana, keberadaan sistem informasi Smart City yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, menjadi media pengawas dari kinerja Walikota dan Wakil Walikota itu sendiri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Palembang, Yanuarpan Yany melalui Sekretaris Dinas, Aris Munandar menyampaikan, perlu ada penyatuan dalam pelaksanaan pengembangan smart city yang dilakukan.

Tidak hanya soal teknis, tetapi perlu pemahaman mendalam oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait teknis keberadaan Command Center Lawang Jabo yang menjadi pusat kendali pemantauan Kota Palembang.

"Sekarang ini banyak yang belum paham. Untuk itu kami akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait optimalisasi Command Center," jelasnya usai rapat bersama di Ruang Rapat Parameswara di lantai II Seekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Jumat (5/1/18).

Haris mengatakan, rapat koordinasi dan edukasi bagi seluruh humas yang ada di seluruh OPD, secara bertahap harus terus dilakukan. Dimana, secara berkala petugas maupun pimpinam OPD dapat melakukan komunikasi secara berkala dengan Kominfo, sampai operator yang ditugaskan dapat paham betul apa yang menjadi tugasnya.

"Apa yang harus dilakukan, bagaiama mekanisme menerima laporan dan menyalurkan laporan kepada pimpinan kemudian dikembalikan melalui Lawang Jabo, tidak dapat dilakukan hanya dengan satu kali pertemuan," tuturnya.

Harus diketahui oleh setiap OPD dan perangkat daerah yang lain, Command Center dan e-Lapor langsung terhubung dengan Kantor Sekretariat Presiden (KSP) Republik Indonesia (RI). Sehingga semua yang ada di Pemkot Palembang ini dipantau termasuk Walikota dan Wakil Walikota.

"Jadi bukan hanya masyarakat yang dipantau, Walikota pun dipantau. Kalau laporan masyarakat itu tidak kita selesaikan, maka kinerja kita dianggap kurang baik," ulasnya.

Rapat Badan Koordinasi Humas (Bakohumas) yang dilaksanakan hari ini, merupakan langkah dan bentuk kolaborasi dan keseriusan Pemkot Palembang untuk pelaksanaan sistem Smart City yang dimiliki.

"Kita perlu kolaborasi, sehingga smart city ini tidak sia-sia dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat," tandasnya.