Palembang - Call Center 112 untuk pengaduan darurat di wilayah Kota Palembang akan segera beroperasi sebelum perhelatan olahraga akbar Asian Games Agustus 2018 mendatang.

Dijadwalkan Call Center panggilan darurat milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang yang terkoneksi dengan pihak kepolisian, dinas kesehatan, pemadam kebakaran, bencana dan lain lainnya ini akan di lauching 5 Juli mendatang.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M Ramli menjelaskan, layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan untuk panggilan darurat sekaligus membantu kelancaran selama pelaksanaan Asian Games.

“Saat ini kita sudah mempersiapkan yang berhubungan dengan telekomunikasi dan alhamdulillah semua operator siap mendukung, baik menyediakan akses signal yang baik, telepon lokal maupun luar,” ujarnya usai rapat persiapan dukungan Asian Games di Ballroom Aryaduta Hotel, Jumat (29/6).

Selain itu sambungnya, layanan operator seperti simcard untuk para kontingen dan atlet-atlet yang akan mengikuti Asian Games, kemudian fasilitas venue dan sebagainya.

“Intinya mempermudah pelayanan akses internet cepat (broadband) dengan menyediakan akses poin diseluruh wilayah pelaksanaan Asian Games nanti,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Pengembangan Pitalebar Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, Benyamin Sura menambahkan, untuk persiapan layanan panggilan darurat 122 itu akan disiapkan oleh Kominfo kota Palembang.

“Kami membantu dari sisi dukungan operator, utnuk layanan darurat ini Kominfo Palembang yang menyediakan dan alhamdulillah kesiapan Kominfo sudah hampir 100 persen, tinggal launching pada 5 Juli mendatang,” katanya.

Benyamin menjelaskan layanan ini free (gratis) yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat yang terintegrasi ke seluruh intstansi terkait, baik bidang kesehatan seperti rumah sakit, kepolisian dari segi keamanan dan lainnya.

“Manfaatnya buat masyarakat sangat banyak, selain lebih cepat dan tanggap untuk melayani panggilan darurat ini juga lebih efektif dan efisien. Alhamdulilah sudah fix tinggal kita operasionalkan, Insya allah 5 Juli ini sudah bisa diujicoba,” bebernya.

Seperti diketahui, layanan tersebut terintegrasi dengan seluruh OPD dan instansi terkait lainnya, seperti Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Dinas Pemberdayaan perempua, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Keseharan, Satuan Polisi Pamong Praja, Polresta Kota Palembang, Rumah Sakit di Kota Palembang, PMI Kota Palembang dan Daerah kabupaten/kota yang berada di wilayah perbatasan kota Palembang.