Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menargetkan akses jalur penghubung antara Jalan Brigjend Hasyim menuju Jalan Iswayudi selesai pada 2019 mendatang. Hal itu diyakini bisa menguraikan kemacetan di kawasan tersebut.

Berdasarkan keluhan warga mengenai pembukaan akses jalan yang menghubungkan Jalan Brigjen Hasyim dan Jalan Iswayudi, Pemkot Palembang menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait yang dipimpin Penjabat Walikota Palembang, Akhmad Najib di ruang rapat Setda II Kantor Walikota Palembang, Rabu (5/9/2018).

Menurut Najib dengan menghubungkan akses jalan tersebut maka dapat menguraikan beberapa titik kemacetan di seputaran Pusri, simpang Patal dan sekitarnya.

“Kita usahakan sebelum pelantikan walikota definitif untuk memulai menyambungkan akses jalan di sana. Kita juga akan anggarkan pembangunan jembatan di sana untuk membantu akses jalan masyarakat. Bila ini terealisasi maka kawasan Kalidoni, Mata Merah dan sekitarnya akan membuka progres pembangunannya lebih cepat,” katanya.

Saat ini, papar Najib, pengerasan jalan yang tersisa untuk menghubungkan kedua jalan tersebut hanya tinggal 600 meter saja. Sehingga kawasan Mata Merah, Kalidoni dan sekitarnya akan lebih cepat progres pembangunannya sebab di sana ada pasar tradisional dan juga sudah banyak komplek perumahan.

“Rencana 2019 pembangunan di daerah sana itu ada, nanti akan dicek ulang untuk melanjutkan pengerasan jalan di sana,” jelasnya. Najib mengaku, tidak ada kendala dalam menghubungkan akses tersebut. Meski jalan tersebut adalah lajur pipa milik PT Pertamina, namun pihak terkait telah memberikan izinnya. “Nantinya, kalau itu sudah terkoneksi maka aksesnya bisa langsung menuju bandara,” pungkasnya.