Palembang - Gerakan Walikota Palembang H.Harnojoyo menggalakan kaum milinieal di Kota Palembang mengunakan moda transportasi umum, Light Rail Transit (LRT) , Bus Rapit Transit (BRT) Transmusi guna mengurai kemacetan mendapat sambutan hangat Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia (RI), Ir Budi Karya Sumadi.

Menurut, Budi, langkah strategis yang telah dilakukan tersebut menjadi langkah jitu menghidupkan moda transportasi umum.

“Ini salah satu upaya pemerintah mendorong Indonesia maju, khususnya Palembang. Langkah Pak Harnojoyo sebagai kepala daera saya kira sudah sangat bagus dalam memberikan stimulasi kepada kaum milenial,” ujarnya usai menghadiri dialog interaktif dengan generasi milenial di Sumsel bersama pengurus Provinsi Karang Taruna Sumsel dan Menteri Perhubungan sekaligus menjadp narasumber di Hotel Swarna Dwipa, Senin (4/3/2019).

Didampingi Pimpinan BPK RI, Agung Firman Sampurna dan Runner up Putri Indonesia, Berliana Permatasari,  menurut Budi, hal ini sejalan dengan keinginan pemerintah dalam mengembangkan startup.

Termasuk kata Budi, memajukan Kota Palembang, yakni integrasi transportasi yang memadai untuk msyarakat Kota Palembang.

“Saya harapkan pembekalan-pembekalan kepada masyarakat tentang traksportasi ini menjadi jalan keluar bagi kaum milenial,” harapnya.

Disinggung idealnya trasportasi di Palembang, Budi mengaku sudah sangat tepat.

 “Tapi butuh waktu. Karena Singapura saja butuh waktu 15 tahun bisa sampai ke tahap ini, bahkan awalnya transportasinya masih menggunakan oplet sedangkam kita sudah menggunakan bus. Itu artinya kita hanya butuh tujuh tahun saja, makanya memang berproses dan terintegrasi saya rasa transportasi massal akan berhasil,” imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, Palembang sudah menjawab isu kemacetan di kota empek-empek ini.

“Saya bangga Palembang menjadi kota pertama di Indonesia memiliki LRT. Kita sedia payung sebelumnya, jangan kalau sudah macet baru mencari solusi, saya pikir tinggal bagaimana kita dapat mengelolanya dengan baik,” tukasnya.