Wali Kota Palembang menyampaikan jawabannya atas pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Kota Palembang. 

Hal ini mengemuka dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin, (13/7/2020). 

Rapat dipimpin Wakil Ketua Sri Wahyuni, didampingi Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin, Wakil Ketua II M Ali Syaban dan Wakil Ketua III Azhari Haris, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Jumlah anggota yang hadir 33 orang (dari total 50 anggota, red), sehingga memenuhi kuorum, dan penyampaian jawaban oleh wali kota bisa dilaksanakan," ujar Sri Wahyuni. 

Dalam paripurna itu, Wali Kota Harnojoyo mengapresiasi atas saran dan kritik yang disampaikan DPRD kota Palembang.

Terkait pandangan Fraksi Demokrat yang disampaikan M Arnisto Boling Panggarbesi, perlu disetujui yakni penganggaran yang dibuat lebih terperinci serta target yang realistis. 

"Sedangkan untuk edukasi Covid-19, kami membuat baliho 298 buah, spanduk 1200 buah, brosur 10 ribu lembar. Pemasangan banner imbauan publik di 12 media cetak dan 32 media online 147 hari. Serta stasiun radio 30 hari, 14 kegiatan di 4 stasiun TV," ujar Harnojoyo.

Untuk penanganan Covid-19, Pemkot Palembang telah menyiapkan rapid tes di sejumlah Puskesmas meski jumlahnya terbatas, yakni sebanyak 3.641 pcs. Ia juga sudah mengusulkan bantuan alat kesehatan dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel.

"Tempat tidur pasien Covid-19 sudah terisi 90 persen akan tetapi Pemerintah Provinisi yang menyediakan lokasi isolasi di rumah sehat wisma atlet jakabaring untuk pasien positif dan ODP, PDP masih ada," Harnojoyo menerangkan. 

Pandangan Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Patra Wibowo, mengenai evaluasi mitra Dinas Pendidikan yang mengatur sistem zonasi penerimaan siswa baru, Harnojoyo mengatakan akan menjadi bahan evaluasi kepada Disdik dan mitra kerjanya.

"Untuk hal ini sudah kami evaluasi, dan bagi orang tua yang kesulitan memahami dan mendaftarkan anaknya sekolah bisa mengadu ke Dinas Pendidikan," ujarnya.

Harnojoyo mengatakan pula, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palembang, pihaknya juga akan memenuhi kebutuhan lampu jalan dan taman secara bertahap direncanakan dokumen perencanaan dan alokasi anggaran yang tersedia. 

"Palembang masih kurang 25.500 titik lampu jalan dan taman yang harus dipenuhi," kata Harnojoyo. 

Untuk dapat menggali potensi wisata Harnojoyo mengatakan Pemkot Palembang sejak tahun 2018 telah menggencarkan paket wisata religi.

"Kami sependapat untuk dapat memaksimalkan destinasi wisata dan dapat kami jelaskan, bahwa destinasi wistaa halal, di antaranya Al Quran Akbar, Kampung Al-Munawar, dan Masjid Cheng Ho. Di mana destinasi tersebut mendapat penghargaan dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia sebagai kampung adat wisata halal terpopuler tahun 2018 dan 2019," demikian Harnojoyo.