Kebutuhan air bersih di Kota Palembang semakin lama semakin meningkat, maka dari itu untuk memenuhi kebutuhan air bersih pihak Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Musi Palembang bersama Bank Sumsel Babel (BSB) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Pasalnya, kerjasama tersebut tentang Pengelola Keuangan dan Jasa Perbankan Lainnya. Dengan adanya kerjasama ini, pihak PDAM Tirta Musi bisa melakukan percepatan investasi dalam memenuhi sistem pelayanan air bersih kesemua pelanggan.

Hal ini diungkapkan oleh Walikota Palembang, Harnojoyo, bahwa sistem kebutuhan air bersih untuk masyarakat selalu meningkat.

Maka dari itu melalui kerjasama ini PDAM, kita bisa melakukan ketertinggalan sehingga secepatnya sistem pelayanan air bersih ini bisa terpenuhi. Mengingat daftar tunggu sudah mencapai 15 ribu pelanggan.

"Saya harap melalui kerjasama Bank Sumsel Babel ini bisa menjawab terkait pelayanan air bersih," ujar Harno usai penandatanganan MoU di Rumah Dinas Walikota Palembang, Kamis (22/10/2020).

Sementara itu Dirut PDAM Tirta Musi kota Palembang, Andy Wijaya menambahkan, memalui kerjasama ini pihaknya bisa melakukan percepatan sehingga kekurangan kapasitas tersebut bisa langsung dikebut.

Pihaknya juga berterima kasih kepada Bank Sumsel Babel karena telah percaya atas kinerja PDAM Tirta Musi, sehingga pembangunan instalasi pengolahan air di Karang Anyar 2 bisa dilakukan.

"Kita harapkan melalui pinjaman komersial ini bisa melayani sistem pelayanan air bersih kepada pelanggan sebesar 500 liter perdetik dimana 1 liter per detik itu bisa melayani sekitar 80 pelanggan. Jadi 500 liter perdetik tersebut bisa melayani 40 ribu pelanggan, mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan lancar," tukasnya.