"Alhamdulillah kita sudah lihat langsung dan Insya Allah aman untuk digunakan," tegas Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda saat memastikan jaringan gas (Jargas) aman untuk digunakan. Hal ini diungkapkannya usai meninjau langsung progres rumah sektor Jargas di Kelurahan Sako, Kamis (5/12).

Fitri menjelaskan, jika tidak ada halangan jargas akan mampu mengaliri 1.300 KK yang berada lokasi tersebut tanggal  26 Desember ini. Menurut Fitri di Kecamatan Sako ada delapan rumah sektor salah satunya di Lorong Pelita Kelurahan Sako.

"Tadi saya juga menyempatkan diri untuk singgah masuk ke dalam rumah ibu Sopiah untuk melihat secara langsung jargas yang dipasang disana. Alhamdulillah mulai dari depan sudah dipasang meteran sampai kompor gas satu mata sudah terpasang," jelas dia.

Fitri menyebutkan, tahun ini Kota Palembang sudah mendapatkan 17 ribu sambungan Jargas dari bantuan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

"Artinya melalui pemerintah pusat kota kita sudah diprioritaskan mendapatkan bantuan untuk masyarakat menengah kebawah agar dengan tujuan mempermudah dalam memperoleh gas," katanya.

Dalam hal ini juga, Fitri memberikan penjelasan lebih lanjut kepada masyarakat Kelurahan Sako, bahwa untuk tidak mengkhawatirkan dari sisi keamanannya karena Jargas ini lebih aman dibandingkan tabung gas yang ada.

Perlu diketahui jika pemasangan ini dilakukan secara pra bayar, maka biaya yang dikenakan sebesar Rp3-4 juta, namun melalui program Kementrian ESDM semuanya gratis, mulai dari pemasangan hingga kompor.

"Untuk sistem pra bayarnya sendiri sudah diatur dengan sistem token, jadi pemakaiannya sendiri lebih teratur sesuai banyaknya pemakaian yang kita gunakan. Dilain hal, saya mohon kerjasamanya kepada masyarakat dan RT untuk bersama-sama menjaga rumah sektor tersebut agar terhindar dari hal yang tidak kita inginkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Administrasi Pembangunan Kota Palembang, Zuriati menambahkan, semua pengerjaan ini akan selesai pada 26 Desember 2019 serta direncanakan pengaliran Jargas ke setiap rumah yang ada di 18 kecamatan secara serentak.

"Sektor 4 ini terbagi dua wilayah dimana setiap sektor bisa menampung seribu lebih Jargas yang siap mengaliri ke rumah," ujarnya.

Sopiah (65), warga lorong Pelita Kelurahan Sako mengatakan jika proses pemasangan gas ini mulai dari penggaliannya sampai masuknya selang kerumah diperkirakan 1 bulan lebih sampai dipasangnya meteranya, namu  pengerjanya sendiri serentak dengan selesainya rumah sektor tersebut sampai masuknya aliran gasnya.

"Alhamdulilah kami dak payah lagi nak cari gas sekarang dirumah kami sendiri sudah ada gas alam bantuan dari Kementrian melalui Pemkot Palembang. Ini sangat membantu kami nian masak biso lebih cepet, hemat dan aman tentunya," tutupnya.